Pernahkah Sobat Tani mendengar kata detox?

Detox atau detoksifikasi merupakan istilah yang digunakan untuk mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh. Pada dasarnya, di dalam tubuh setiap manusia terdapat racun yang masuk melalui berbagai makanan yang dikonsumsi ke dalam tubuh tanpa disadari.

Racun ini juga bisa berasal dari berbagai zat yang berbahaya di lingkungan. Semua racun tersebut bisa dikeluarkan melalui sebuah proses detox alami. Yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran baik secara langsung maupun diolah menjadi jus diet detox.

Cara tersebut menjadi salah satu cara yang aman jika dibandingkan dengan cara detox tubuh lainnya.

Memang, sudah tidak diragukan lagi manfaat dari sayuran dan buah-buahan. Tidak perlu sayuran atau buah impor yang mahal, buah dan sayuran lokal pun punya banyak sekali manfaat dan khasiat bagi kesehatan.

Selain bagus untuk kesehatan, buah dan sayuran nyatanya sangat bagus dan berguna untuk proses detox dalam tubuh. Dengan mengonsumsi buah dan sayur secara teratur, tubuh akan lebih sehat dan segala macam racun di dalam tubuh akan hilang.

Maka, tidak heran jika banyak orang tertarik untuk mengkonsumsi berbagai jenis buah dan sayur lokal. Bahkan ada beberapa orang yang menanam buah dan sayuran untuk detox ataupun konsumsi pribadi di halaman rumahnya.

Saatnya Menanam Buah dan Sayur Lokal

Detox buah dan sayur memang sangat dianjurkan untuk kesehatan tubuh. Untuk mendapatkan berbagai macam buah dan sayuran ini, Sobat Tani bisa membeli di pasar atau supermarket. Tetapi, harganya bisa saja sangat mahal.

Akan lebih baik jika menanam buah dan sayuran untuk detox di rumah.

Ada beberapa alasan lain yang menjadi latar belakang kenapa Sobat Tani harus menanam buah dan sayur sendiri di rumah. Selain untuk dikonsumsi sendiri, Sobat juga bisa menyalurkan hobi bercocok tanam.

Jika tidak memiliki lahan luas untuk berkebun, manfaatkan halaman belakang dan depan rumah. Tidak perlu besar-besar. Gunakan pot dan lahan tersedia, lalu mulai menanam buah dan sayur lokal.

5 Alasan Menanam Buah dan Sayur di Rumah

#1 Bibit Sayur dan Buah Lokal Minim Zat Kimia

Sayuran dan buah yang banyak ditemukan di toko buah atau swalayan biasanya banyak mengandung pestisida, pupuk kimia, dan berbagai bahan kimia lainnya. Kegunaan dari zat kimia ini adalah untuk menyingkirkan hama dan membuat hasilnya menjadi lebih bagus.

Padahal, zat ini sangat berbahaya sekali untuk kesehatan. Namun, jika Sobat Tani menanam buah dan sayur sendiri di rumah, pasti akan menghindari penggunaan pestisida dan lebih memilih menggunakan bahan-bahan alami.

Dengan begitu, buah dan sayur yang ditanam akan menjadi buah dan sayur organik.

Sebenarnya, sayur dan buah organik ini sangat populer di kalangan masyarakat. Ini karena buah dan sayur organik lokal aman untuk dikonsumsi dan lebih baik untuk kesehatan jangka panjang.

Selain itu, Sobat Tani juga bisa memetik hasil panen sayur dan buah sebagai bahan jus detox sehari-hari. Dengan buah dan sayur organik, tubuh akan mendapat energi yang cukup untuk membuang racun. Akibatnya, tubuh menjadi lebih bersih dan sehat.

#2 Cocok Jika Ingin Berdikari

Untuk menemukan buah dan sayur yang akan dikonsumsi sehari-hari atau sebagai bahan detoksifikasi, Sobat perlu ke pasar atau swalayan untuk berbelanja.

Memang, jika situasinya normal, tidak akan ada masalah jika Sobat berbelanja keluar cukup sering. Tapi tentunya akan lebih baik jika Sobat Tani memiliki cadangan stok buah dan sayur di halaman rumah.

Sobat hanya perlu melangkah ke pekarangan rumah untuk memanen buah dan sayuran. Nah, jadi buah dan sayur bisa didapatkan kapanpun dibutuhkan, apalagi dalam keadaan mendadak.

Selain hobi yang tersalurkan, menanam buah dan sayur lokal sendiri bisa menghemat uang belanja.

Ingat ketika Sobat Tani perlu satu-dua cabai atau sedikit daun selada?

Nah, dengan tanaman buah dan sayur di halaman rumah, Sobat hanya perlu memetik dari halaman rumah..

baca juga : Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Organik

#3 Salurkan Hobi Menanam Sayur dan Buah

Pada dasarnya, tidak semua orang yang menanam sayuran dan buah di rumah mempunyai ilmu dan pengalaman dalam bercocok tanam. Bagi Sobat Tani yang merupakan seorang pemula, maka manfaatkan kesempatan untuk belajar bercocok tanam.

Ilmu bercocok tanam ini bisa dipelajari dari mana saja seperti dari website ini, buku, majalah, pertemuan, dan sebagainya.

Selain itu, saat ini banyak orang yang membagikan ilmu bercocok tanam dan cara bertanam yang benar untuk pemula.

#4 Bertanam Bisa Meredakan Stres

Stres bisa dialami oleh siapa saja, tidak peduli tua, muda, kaya, miskin. Stres mudah menjangkiti orang-orang yang biasanya pergi ke luar rumah namun tidak bisa liburan karena situasi tertentu.

Bertanam di halaman rumah bisa meredakan stres karena sinar matahari yang di dapat ketika bertanam dan aktivitas fisik yang melancarkan peredaran darah.

#5 Menambah Waktu Berkualitas Dengan Keluarga

Di dalam kurun waktu satu minggu, berapa lamakah Sobat meluangkan waktu untuk keluarga?

Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sembari melakukan kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan.

Agar Quality Time tidak membosankan, Sobat Tani bisa mengajak keluarga untuk bercocok tanam seperti menanam buah dan sayur organik. Sambil bekerja menanam tanaman, Sobat bisa saling bertukar cerita dan menambah keakraban. Ini akan jadi kegiatan yang menyenangkan, terutama untuk anak-anak.

baca juga 8 Langkah Mudah Budidaya Kangkung Bagi Pemula

Nah pertanyaannya, buah dan sayur lokal seperti apa yang sebaiknya Sobat Tani tanam untuk tujuan detoksifikasi?

14 Buah dan Sayur Lokal Untuk Detox Alami

Selain menggunakan produk-produk detox yang ada di pasaran, Sobat Tani juga bisa menggunakan buah dan sayuran untuk detox tubuh secara alami.

Umumnya, buah dan sayur dijus dengan blender atau diambil sarinya dengan metode cold-pressed. Lalu diminum tanpa melalui proses pemanasan.

Ada berbagai jenis buah dan sayur yang bisa digunakan seperti:

#1 Wortel

Wortel menjadi bahan detox pertama yang harus dikonsumsi. Wortel mengandung vitamin A yang sangat bagus untuk kesehatan mata. Selain itu, wortel juga mengandung antioksidan yang mampu melancarkan metabolisme tubuh dan membuang racun dalam tubuh.

#2 Mentimun

Getah mentimun mengandung banyak antioksidan dan antiseptik alami yang bermanfaat untuk melancarkan proses detox pada tubuh. Ada dua cara yang bisa Sobat gunakan untuk menjadikan mentimun sebagai sayuran untuk detox.

#3 Apel

Siapa sih yang tidak suka dengan apel? Buah apel merupakan salah satu buah yang banyak disukai oleh hampir sebagian besar orang. Apel banyak dijadikan sebagai kudapan sehari-hari karena kandungan gizi dan vitamin, serta manfaat detox yang dikandungnya.

#4 Lemon

Lemon yang kaya dengan vitamin C sangat disarankan untuk dicampurkan dalam jus detox. Biasanya, lemon dicampurkan ke dalam air mineral dan disimpan di kulkas lalu dikonsumsi keesokan harinya.

#5 Jahe

Jahe termasuk rempah-rempah yang kaya akan manfaat. Jahe berguna untuk obat dan juga minuman penghangat tubuh. Apabila jahe dikombinasikan dengan rempah lainnya seperti serai, ternyata bisa digunakan sebagai ramuan detox sayuran.

#6 Melon

Melon memang banyak dijadikan sebagai santapan buah harian. Melon berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah. Selain itu, melon juga umum digunakan sebagai campuran buah untuk jus detox alami.

Ada dua jenis melon yang bisa anda gunakan yaitu melon hijau dan kuning. Keduanya mempunyai manfaat yang sama baiknya.

#7 Nanas

Nanas kaya akan kandungan vitamin C dan bromelain. Kedua nutrisi ini berperan penting untuk melancarkan proses metabolisme tubuh dan detoksifikasi. Sobat Tani bisa mengonsumsi nanas untuk bahan jus detox atau buah potong.

#8 Pepaya

Pepaya termasuk buah lokal yang mudah ditemui dan harganya yang tidak menguras kantong. Pepaya mengandung banyak serat alami dan sangat bagus untuk pencernaan. Jus buah detox umumnya menggunakan pepaya karena kandungannya yang baik untuk metabolisme tubuh.

#9 Park Choi

Park Choi/ Pak Choi/ Bok Coy adalah sayuran hijau yang banyak ditemui dalam jus detox kemasan. Sayuran  ini mempunyai nama lain sawi mangkok. Park Choi mengandung zat besi dan sumber vitamin yang dapat menyehatkan badan.

#10 Semangka

Buah yang mempunyai rasa segar ini, ternyata kaya akan manfaat. Semangka banyak mengandung vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika dikombinasi dengan buah dan sayur lokal lainnya, mampu membuang racun dalam tubuh.

#11 Buah Bit

Mungkin bagi sebagian orang masih asing dengan yang buah bit. Buah bit merupakan jenis buah yang biasanya digunakan untuk pembuatan teh bit. Buah ini berwarna merah dan mengandung gula.

Buah ini digunakan sebagai bahan jus detox alami karena kandungan antioksidan tinggi yang mampu melancarkan metabolisme tubuh dan mencegah diabetes.

#12 Daun Mint

Daun mint merupakan jenis tumbuhan yang sering digunakan dalam pembuatan makanan maupun minuman. Fungsi dari daun ini adalah sebagai pemberi rasa. Daun ini mengandung sebuah zat yang dibutuhkan dalam membantu proses metabolisme.

#13 Bayam

Sayuran hijau yang mudah ditanam ini bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Dengan kandungan vitamin A, C, zat besi, dan kalsium, bayam sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bersama jus detox atau digunakan sebagai campuran jus buah dan sayur.

#14 Buah Naga

Dragon Fruit atau buah naga menjadi buah kesukaan semua orang. Meskipun tergolong buah yang baru di Indonesia, buah ini cukup melejit namanya karena khasiat dalam kesehatan. Selain itu, buah naga juga diperkaya zat yang mampu mengeluarkan racun di dalam tubuh.

Kelebihan Buah dan Sayur Lokal

Di supermarket, umum ditemui buah dan sayur impor beranekaragam dengan tampilan cantik. Tentunya dengan harga selisih jauh dengan buah dan sayur lokal.

Sementara di pasar tradisional, buah dan sayur lokal lebih mudah ditemukan dengan harga yang lebih bersahabat. Namun kadang, tampilan buah dan sayur lokal tidak semulus impor.

Meskipun demikian, buah dan sayur lokal masih jadi primadona sebagian besar masyarakat Indonesia baik dari kalangan ekonomi menengah atas maupun bawah.

Nah, apa saja kelebihan buah dan sayur lokal?

#1 Bebas Pengawet

Tidak seorangpun ingin mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak bahan kimia di dalamnya. Tujuan konsumsi buah dan sayur adalah untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Jika keduanya mengandung bahan kimia, tentunya tidak sehat jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Buah dan sayur lokal memiliki kelebihan ini. Karena ditanam dan dipanen di lingkungan sekitar, masyarakat bisa mendapatkan buah dan sayur segar. Pengawet tidak diperlukan karena rantai proses yang singkat.

Sementara itu pada buah dan sayur impor, rantai penyaluran bahan-bahan tersebut lebih panjang sehingga diperlukan bahan pengawet agar buah dan sayur tetap dalam kondisi baik.

Petani buah dan sayur lokal diuntungkan dengan fakta ini dan diharapkan masyarakat sadar akan kualitas buah dan sayur lokal yang lebih baik jika dibandingkan dengan buah dan sayur impor.

#2 Cocok dengan Lidah Orang Indonesia

Sebutkan saja buah dan sayur yang banyak tumbuh di Indonesia seperti durian, rambutan, duku, kelengkeng, kangkung, dan nangka muda. Kebanyakan orang pasti bisa menjelaskan lezatnya buah dan sayur tersebut ketika diolah.

Nah sekarang, bandingkan dengan buah-buahan impor yang jarang dikonsumsi oleh orang Indonesia seperti aprikot dan ceri. Tentu tidak banyak orang bisa mengaku bahwa mereka pernah mengkonsumsi salah satu buah tersebut.

Dengan buah-buahan lokal yang sesuai dengan lidah orang Indonesia, tentunya target pasar lebih besar dan luas. Diharapkan, petani buah dan sayur lokal memanen keuntungan dengan besarnya konsumen di Indonesia.

#3 Buah dan Sayur Lokal Lebih Segar

Selain minim pengawet, buah dan sayur lokal lebih segar karena umumnya dipanen dari petani sekitar. Ini membuat sistem pendistribusian buah dan sayur lebih singkat. Ditambah lagi, petani umumnya memanen buah ketika hampir matang sehingga buah bisa langsung dijual tanpa pengawet.

Tak jarang, kesegaran buah dan sayur lokal bisa terlihat dari aroma yang tercium dan rasa yang dihasilkan jika diolah dengan tepat. Selain meningkatkan cita rasa masakan, kandungan gizi dan nutrisi vitamin yang ada dalam bahan pangan segar jauh lebih baik.

Apalagi jika buah dan sayur ditanam secara organik tanpa menggunakan pestisida. Ini dapat meningkatkan rasa dan kesehatan konsumen dalam jangka panjang. Karena manfaat kesehatan jangka panjang yang diberikan, harga buah dan sayur lokal organik memang lebih tinggi.

Dengan harga jual yang tinggi, petani diharapkan mampu meraih untung lebih.

baca juga 10 Jenis Pisang di Indonesia yang Kaya Manfaat

Mulai Tanam Buah dan Sayur Lokal

Gaya hidup sehat mulai diterapkan sebagian besar masyarakat perkotaan yang erat dengan gaya hidup cepat dan tidak sehat. Konsumsi buah dan sayur lokal meningkat karena popularitas jus detox yang terbukti mampu membuang racun dalam tubuh.

Komposisi jus detox yang umumnya terbuat dari buah dan sayur lokal organik mampu memberi dorongan lebih bagi tubuh untuk bekerja optimal dan membuang racun. Selain jus detox, buah dan sayur baik dikonsumsi rutin dalam bentuk buah potong dan lalap.

Agar kandungan gizi buah dan sayur tidak berkurang atau bahkan rusak, hindari pemanasan berlebihan. Akan lebih baik jika keduanya dikonsumsi secara langsung tanpa proses pemanasan.

Banyak orang telah merasakan manfaat kesehatan ketika mengkonsumsi buah dan sayur secara teratur. Mungkin ini saat yang tepat bagi Sobat Tani untuk menanam dan meningkatkan kualitas buah dan sayur lokal organik.

Bercocok tanam adalah aktivitas fisik yang menyehatkan dan juga baik untuk kesehatan mental. Menghabiskan waktu dengan alam memberi jeda bagi otak untuk berpikir hal baru dan lebih segar.

Jika dilakukan secara konsisten, Sobat tidak hanya mendapat manfaat buah dan sayur saja, tapi juga manfaat bertani.

Sehat selalu untuk kawan Sobat Tani!

---------------------

Tulisan Terkait

This post was last modified on Agustus 3, 2020 6:14 pm