Halo Sobat Tani, sebelumnya kita pernah membahas 9 Teknik Budidaya Ubi Jalar beserta Manfaatnya. Nah, kalau ubi cilembu pernah coba makan? Ubi ini konon hanya ada di Indonesia lho. Dan, ubi ini ternyata bikin banyak orang kepincut sama rasanya karena manis seperti madu. Rasa khas itu pun kemudian membuat ubi ini dinamai ubi madu. Wah, pasti makin penasaran ya sama ubi satu ini. Yaudah deh, sinautani.com kali ini akan mengulas manfaatnya untuk kesehatan. Selamat membaca!

Ubi Khas Sumedang

Termasuk kultivar ubi jalar, ubi cilembu merupakan ras lokal dari desa Cilembu, Sumedang, Jawa Barat. Bahkan, di desa Cilembu sendiri, hampir separuh wilayahnya menjadi perkebunan ubi cilembu sejak zaman kolonial dulu.

Ditemukannya rasa manis madu pada ubi cilembu, bermula dari seorang mahasiswa Universitas Padjajaran yang memanggang ubi cilembu dalam oven. Dari proses itu, keluar cairan meleleh seperti madu dari dalam ubi cilembu.

Berkat itu, mulai tahun 1980-an, ubi cilembu dikenal luas dengan nama “ubi madu”. Karena itu, biasanya ubi cilembu dinikmati dengan cara dikukus, dipanggang, atau dibakar, sehingga rasa manis dan teksturnya yang lembut akan terasa saat dimakan. Sementara jika digoreng dan direbus, ubi cilembu akan gosong atau rasa manisnya akan berkurang.

Ubi Madu

Ubi madu khas Cilembu, gambar dari Belanjabar.com

Lantaran cairan kuning yang manis bak madu dari ubi cilembu, membuatnya disebut ubi madu. Tapi, bukan berarti cairan itu memang benar-benar madu pada umumnya yang berasal dari lebah ya. Akan tetapi, cairan tersebut disebabkan oleh bakteri pada lokasi penanaman ubi Cilembu.

Karenanya, untuk mendapatkan ubi cilembu dengan rasa khasnya, tidak bisa ditanam di sembarang tempat, dilansir dari penelitian “Dinamika Populasi Bakteri Rhizosfer dan Endofit pada Budidaya Ubi Jalar Cilembu dan Peranannya Selama Proses Penyimpanan Pascapanen” oleh Agustina Monalisa Tangapo (2018), mahasiswi doktoral Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dalam penelitiannya, Agustina menemukan perbedaan jumlah dan keanekaragaman bakteri mikroba, khususnya bakteri rhizosfer dan endofit, pada ubi cilembu yang ditanam di luar desa Cilembu. Sehingga, akan lebih baik jika ubi cilembu ditanam di desa Cilembu supaya mendapat rasa manis madu yang bagus.

Kaya Nutrisi

Sebetulnya, nutrisi yang dikandung ubi cilembu tidak jauh berbeda dari ubi lain pada umumnya. Tapi, tetap saja, ubi cilembu juga tak kalah banyak kandungan nutrisinya. Lantas, ada nutrisi apa saja dalam ubi cilembu? Simak berikut ini.

  • Vitamin C (askorbat) 29 mlgr
  • Vitamin A (retinol) 2310 mcg
  • Kalori 103 kkal
  • Kalsium 49 mlgr
  • Mineral 1,1 gr
  • Lemak 0,7 gr
  • Protein 1,8 gr

Manfaat

Selanjutnya, setelah mengetahui banyaknya nutrisi yang ada pada ubi cilembu, tentu kita akan jadi tahu, sebenarnya manfaat yang dimiliki ubi cilembu apa aja sih. Nah, uraiannya berikut ini.

#1 Membantu diet dan menjaga berat badan

Ubi dapat menjadi pilihan menu diet, photo by i yunmai on Unsplash

Ubi kini tengah dijadikan menu diet oleh banyak orang, semenjak IU, artis Korea, menjadikannya sebagai menu diet makan siang. Namun, terlepas dari itu, sebenarnya ubi memang dapat menjadi pilihan menu untuk diet. Tak terkecuali ubi cilembu, kaya akan serat yang dapat difermentasi dan mudah larut, membuat rasa kenyang lebih lama setelah menyantapnya.

Selain itu, ubi cilembu juga membantu meningkatkan aktivitas hormon kenyang. Sehingga, rasa lapar pun berkurang, dan berat badan jadi tidak mengalami penambahan, lantaran sistem pencernaan tubuh lancar. Bahkan, karena itu, ubi cilembu diyakini mampu mencegah sembelit, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.

#2 Mempunyai sifat anti-inflamasi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ubi cilembu mempunyai sifat anti-inflamasi. Karenanya, ubi cilembu dapat membantu pencegahan radang usus besar. Sebab, kandungan kolin dan anthocyanin di dalamnya adalah sumber makanan untuk mengurangi dan mencegah peradangan kronis dalam tubuh.

#3 Meminimalisir resiko diabetes

Kaya serat membuat ubi cilembu mampu mengatasi diabetes, karena sekitar 77 persen dari serat itu tidak larut. Dan, serat yang tidak larut tersebut berperan untuk meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu mengontrol gula darah. Oleh karena itu, bagi penderita diabetes tipe I dan II, ubi cilembu aman dikonsumsi supaya membantu mengatur kadar gula darah.

#4 Kaya vitamin

Ternyata, ubi merupakan sumber vitamin A, termasuk ubi cilembu, karena beta-karoten yang dipunyai tinggi kadarnya. Tentunya, tingginya kandungan vitamin A yang dimiliki, membuat imun tubuh kuat terhindar dari penyakit menular dan menjaga kesehatan penglihatan serta meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil dan menyusui. Bahkan, beta karoten pada ubi juga mampu menyembuhkan tubuh dari infeksi, dan mencegahnya dari penyakit paru-paru dan kanker mulut serta menangkal radikal bebas.

#5 Menjaga kesehatan kulit dan rambut

Tak hanya vitamin A, bahkan vitamin C dan E juga banyak terkandung dalam ubi cilembu. Sehingga, tingginya kadar vitamin C dan E tersebut, baik bagi kesehatan rambut dan mampu memperbaiki kulit yang rusak karena efek sinar UV. Bahkan, rutin mengkonsumsi ubi cilembu membantu memperlambat proses penuaan sel kulit, sehingga kulit akan tampak awet muda dan selalu kenyal. Adapun untuk rambut, sangat bermanfaat untuk pencegahan dan perawatan alopecia, rambut rontok.

Potensi Pasar

Potensi ekspor ubi Cilembu, gambar dari bayuwin.com

Tentunya, karena satu-satunya ubi di dunia yang mempunyai rasa manis seperti madu, ubi cilembu tidak hanya laris di pasar domestik, tapi juga mancanegara. Bahkan, dikenal dengan nama “Honey Sweet Potato”, ubi cilembu sudah diekspor ke Singapura, Malaysia, dan Hongkong sejak tahun 1999.

Ditambah lagi, karena diproduksi secara organik, bebas dari bahan kimia dan pestisida, ubi cilembu tiap tahunnya mengalami peningkatan permintaan, terutama dari pasar luar negeri. Permintaannya pun beragam, baik dalam keadaan segar, beku, maupun diolah ke beberapa varian produk, seperti tepung dan manisan.

Mengutip Kementerian Pertanian (Kementan), pada tahun 2019, hampir 6 ton ubi cilembu diekspor ke beberapa negara, diantaranya Amerika Serikat, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Thailand, China, Korea Selatan, Hongkong, dan Jepang.

Dirjen Akabi Kementan, Amiruddin Pohan menyebutkan bahwa ubi cilembu berpeluang besar menjadi komoditi andalan ekspor pertanian Indonesia. Sebab, selain rasanya yang khas, masyarakat dalam dan luar negeri kini semakin sadar terhadap kesehatan pangan, baik dari segi kandungan gizinya maupun perawatannya yang bebas dari bahan kimia.

Penutup

Itulah ulasan sinautani.com berkenaan dengan manfaat yang dimiliki ubi cilembu. Tentunya, ubi cilembu cocok dijadikan pilihan makanan bagi Sobat Tani untuk memenuhi nutrisi tubuh. Apalagi rasanya yang enak dijamin bakal bikin nagih. Jadi, siap untuk mencobanya? Semoga tulisan ini bermanfaat ya!

---------------------

Tulisan Terkait

This post was last modified on Agustus 9, 2020 7:43 am