7 LANGKAH MENANAM VANILI CEPAT BERBUAH

7 LANGKAH MENANAM VANILI CEPAT BERBUAH

Sudah tahu bagaimana langkah menanam vanili agar cepat berbuah?? yuuk simak artike berikut ini untuk mengetahuainya.

Vanilia planifola, nama latin dari tanaman Vanili atau Vanilla penghasil bubuk Vanili yang beraroma harum dan manis. Bubuk Vanili itu sendiri didapat dari buahnya yang berbentuk serupa kacang polong. Tanaman ini juga dikenal dengan nama lain, Panili atau Perneli.

Di iklim tropis, Vanili dapat hidup dengan curah hujan 1000-3000 mm/tahun, dengan suhu udara optimal 20°C-25°C. Kelembaban udara juga mesti di sekitar 60%-80% dengan ketinggian tempat 300-800 m dpl. Selain itu, tanah sebagai media tanam dianjurkan yang gembur, lempung berpasir kerikil, mudah menyerap air, dan pH tanah +5,7 – 7.

7 LANGKAH MENANAM VANILI CEPAT BERBUAH

Dibutuhkan juga penopang sebagai tempat menjalar. Penopang dapat dibuat dari bambu yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Sistem perambatannya penunjang tunggal, tanaman Vanili dirambatkan lurus ke atas pada naungannya.

Gizi yang terkandung pada Vanili tergolong tinggi, diantaranya adalah serat, mineral, vitamin A, B, dan E. Kandungan vitamin E yang tinggi pada Vanili memiliki manfaat membuat kulit lebih kencang dan awet muda. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya juga menghindarkan dari penyakit kanker.

Ditambah lagi, aroma Vanili dapat digunakan sebagai peningkat selera makan sekaligus obat penenang yang dicampurkan ke dalam essential oil (minyak aroma terapi). Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan konsumsi Vanili secara rutin dapat mengatasi dan menghindari depresi berat. Banyaknya manfaat tanaman Vanili membuat banyak orang ingin membudidayakannya. Dari sekedar untuk tanaman konsumsi hingga dimanfaatkan untuk bisnis yang menjanjikan.

Menarik bukan menanam Vanili?

Bagi yang tertarik, berikut ada 7 langkah menanam Vanili agar cepat berbuah.

1. Pilih dan Persiapkan Lahan Tanam.

Vanili adalah jenis tumbuhan tropis, sangatlah cocok dibudidayakan di Indonesia. Oleh karena itu, mudah untuk mempersiapkan lahan tanamnya, tidak usah menyiapkan rumah kaca ataupun ruangan khusus. Akan tetapi, sebelum mempersiapkan lahan, perhatikanlah hal berikut ini :

Diperlukan suhu yang hangat untuk tanaman Vanili menjaga proses pertumbuhan. Maka, pilihlah lokasi tanam dengan suhu antara 18°-23°C. Pencahayaan tempat penanaman juga mesti cukup dan tidak boleh terlalu panas.

Bila ingin menanam Vanili di pekarangan rumah, perhatikan kelembaban serta tekstur tanahnya. Tanah yang baik bagi pertumbuhan Vanili adalah tanah yang agak lembab dengan tekstur yang gembur. Tetapi jika tanah lahan kurang gembur ataupun kering, lakukan penggemburan serta memupuk dan menyiramnya dengan sedikit air agar tekstur serta kelembabannya sesuai.

Untuk pemupukan, gunakanlah pupuk kandang ataupun kompos agar ramah lingkungan dan tidak mengubah tekstur tanah. Selain itu, jika suhunya terlalu panas, tanamlah beberapa jenis tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi agar udara di sekitar jadi lebih sejuk.

2. Pilih Bibit Vanili

Untuk mendapatkan bibit Vanili, sangatlah mudah. Bila ingin lebih praktis, bisa membeli berupa stek di toko tanaman atau koperasi tani. Tetapi bila ingin menanamnya dari biji, maka pilihlah biji Vanili yang sudah tua dan sebelum ditanam dijemur terlebih dahulu.

Sayangnya, menanam Vanili menggunakan biji langsung biasanya susah dan akan memakan waktu lebih lama. Maka, sebaiknya lebih mudah menanam Vanili dengan bibit berupa stek. Untuk memilih bibit Vanili yang berkualitas, berikut langkah-langkahnya :

Pastikan stek yang hendak ditanam tidak cacat ataupun rusak sedikitpun. Pilihlah stek yang berkualitas serta layak tanam, dengan ciri panjang stek sekitar 30 hingga 40 cm.

Stek juga bisa didapat langsung dari tanaman Vanili, baik tanaman milik pribadi maupun kerabat, tanpa membeli. Stek yang diambil dari pohonnya secara langsung haruslah batang yang tua dengan ukuran ketinggian induk pohon kurang lebih sekitar 2 hingga 3 meter atau lebih.

3. Persiapkan Bibit Vanili

Sebelum menanam, bibit perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Proses dalam mempersiapkannya pun sangat mudah dilakukan. Proses ini bertujuan agar bibit dapat tumbuh serta berkembang dengan baik dan subur, serta agar pertumbuhan tanaman Vanili tidak terhambat.

Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan bibit Vanili agar siap tanam :

Bersihkan bibit Vanili menggunakan lap atau tisu dan siapkan wadah seperti baskom ataupun ember berisi air penuh.

Kemudian, masukkanlah bibit vanili ke dalam wadah tersebut dan rendamlah bibit ke dalam air selama 10-15 menit.

Setelah direndam, ambillah stek dari air dan kurangi air pada baskom ataupun ember.

Lap stek Vanili dengan tisu atau kain sampai kering. Setelah kering, masukkan kembali stek tetapi ujungnya saja selama kurang lebih 5 hingga 7 hari.

Untuk mempercepat prosesnya, masukkan pupuk cair ke dalam air rendaman dan campur sampai merata.

Untuk mengetahui hasilnya, lihat bagian atas stek yang direndam. Apabila muncul daun- daun tunas dan mengarah ke bagian bawah yang direndam, maka hasilnya bagus.

4. Tanam Tanaman Vanili

Perhatikan kembali keadaan lahan tanam sebelum menanam bibit Vanili, apakah sudah benar-benar siap atau belum. Bila sudah siap, bibit Vanili bisa ditanam di pekarangan atau dalam pot. Berikut cara menanamnya :

Apabila menanam di pekarangan, perhatikanlah kelembaban tanahnya.

Jika tanah sudah mulai kering, maka siramilah tanahnya. Sebelum menanam, berikanlah pupuk tambahan pada tanah agar tanah gembur kembali.

Jangan lupa buat guludan dan saluran-saluran air pembuangan, agar saat musim hujan tanaman tidak tergenang air.

Setelah itu, buat juga lubang tanam pada guludan, perhatikan ukuran lubang untuk jangan terlalu besar dan terlalu kecil. Kemudian, tanamlah bibit Vanili pada lubang dan timbun dengan tanah serta padatkan agar bibit dapat berdiri kokoh.

Tancapkan kayu atau bambu sebagai tiang penyangga dekat dengan bibit stek. Ikatlah cabang tanaman Vanili dengan tali rafia ke tiang penyangga. bila perlu bimbinglah pertumbuhanya agar dapat tumbuh merambat secara horizontal.

Selain ditanam di pekarangan, tanaman Vanili dapat juga ditanam di pot. Berikut cara menanamnya :

Siapkan pot berukuran agak besar sebab tanaman Vanili dapat mencapai tinggi lebih dari 4 meter. Isilah pot dengan tanah yang sudah dicampur pupuk kompos ataupun pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2:1:1.

Lalu buatlah lubang tanam dengan ukuran cukup, tidak terlalu besar dan kecil. Lalu, tanam stek bibit pada lubang tanam dan tutupi dengan tanah campuran pupuk dan sekam. Kemudian, padatkan tanah serta tancapkan penyangga seperti kayu atau besi.

5. Siram Tanaman Vanili

Rawat tanaman Vanili dengan menyiramnya secara rutin. Dengan begitu, tanaman Vanili akan memiliki buah yang berkualitas.

siram vanili

Berikut tata cara menyiram Vanili dengan benar :

Siram tanaman sesuai tingkat kekeringan tanah, maka sebelum menyiramnya perhatikan kondisi tanah terlebih dahulu. Usahakan tanah tidak terlalu kering dan basah. Normalnya cukup siram tanaman 2 kali dalam sehari dan sesuaikan dengan kekeringan tanah.

Oleh karena itu, sesuaikan juga dengan kondisi cuaca. Jika sedang penghujan, cukup siram tanaman sekali saja, atau bahkan tidak perlu disiram bila kondisi tanah masih lembab.

6. Pemeliharaan Tanaman Vanili

Pemeliharaan tanaman Vanili meliputi penyiangan, pemberian mulsa, perbaikan guludan, dan pemangkasan.

Penyiangan sebaiknya dilakukan di sekitar perakaran dengan menggunakan tangan. Lakukan itu selama sebulan sekali. Pada musim kemarau tidak perlu melakukan penyiangan.

Karena tanaman Vanili tidak tahan kekeringan maka diperlukan mulsa/bahan organik lain. Sedangkan, untuk mengatasi bahaya genangan air, perlu dibuat parit-parit kecil untuk pengaliran air di sekitar tanaman Vanili. Pengaliran air ini baik mendorong pertumbuhan tanaman dan mempercepat perkembangan bunga/buah, sehingga mutu buah akan lebih baik.

Lakukan pula perbaikan guludan dan saluran pembuangan air. Ukuran guludan dipertahankan dengan cara mengikis tanah di sekitarnya dan membumbunkannya pada guludan. Menjelang musim penghujan, cek rutin saluran-saluran air pembuangan. Bila terjadi kerusakan, perbaikilah agar air dapat mengalir dengan lancar sehingga kebun tidak tergenang.

Selanjutnya, lakukan juga pemangkasan tanaman Vanili. Pemangkasan ini meliputi :

– Pemangkasan Bentuk

Potong bagian ujung tanaman vanili yang dilengkungkan sepanjang 15 cm dan sisakan tiga cabang yang bagus untuk dipelihara.

– Pemangkasan Produksi

Umumnya, tanaman Vanili mulai berbunga pada umur 24-36 bulan setelah tanam. Namun, keluarnya bunga perlu dirangsang dulu dengan cara pemangkasan. Potonglah 2-3 ruas pucuk tanaman menjelang musim berbunga (2-4 bulan sebelumnya). Lakukan juga pemotongan pucuk setelah berbunga untuk menyempurnakan pembuahan.

– Pemangkasan peremajaan

Pemangkasan dilakukan segera setelah tanaman selesai dipanen, dengan memotong cabang-cabang yang telah selesai berbuah untuk merangsang keluarnya tunas baru. Dengan begitu, tanaman menjadi seperti remaja.

7. Pemupukan Tanaman Vanili

Tanaman Vanili sebaiknya dibudidayakan secara organik dengan memberikan pupuk kandang sapi atau kambing sebanyak 5-10 kg/pohon pada awal dan akhir musim penghujan. Bila tidak dibudidaya secara organik, pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk anorganik berupa pupuk daun maupun pupuk yang diberikan melalui tanah.

vanili

Pupuk daun diberikan setiap 1-2 minggu sekali. Selama musim penghujan, pupuk diberikan pada pagi hari dan sore hari pada saat cuaca cerah. Dosis pupuk daun yang diberikan 8-10 gram/liter tergantung kondisi tanaman.

Pemupukan melalui tanah diberikan pada awal dan akhir musim penghujan. Pemberian pupuk dilakukan dengan disebar secara merata di daerah perakaran Vanili kemudian ditutup dengan tanah. Dosis pupuk untuk tanaman berumur kurang dari dua tahun 20-40 gram urea, 35-70 gram TSP dan 40-80 gram KCl per tahun. Untuk tanaman berumur lebih dari dua tahun 40-80 gram urea, 70-140 gram TSP, dan 80-160 gram KCl per tahun.

Setelah melakukan 7 langkah di atas, Vanili dapat dipanen setelah tanaman berumur kurang lebih 2 sampai 3 tahun setelah masa tanam. Setelah itu, panen dapat dilakukan selama setahun sekali dengan waktu panen 2 sampai 3 bulan penuh. Buah Vanili yang siap panen berwarna hijau dengan pucuk yang berwarna kuning.

Demikian ulasan mengenai langkah-langkah menanam Vanili agar cepat berbuah, semoga bermanfaat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.7 / 5. Vote count: 9

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *