BUDIDAYA PENGGEMUKAN SAPI POTONG

Dengan laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat, permintaan konsumen terhadap produk peternakan khususnya daging menunjukkan tren peningkatan kuantitas dan kualitas dari tahun ke tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut telah terjadi pemasukan ternak sapi potong setiap tahun juga menunjukkan peningkatan. Penggemukan ternak menjadi perhatian para peternak terutama pada saat momentum idul adha. Dalam penggemukan ternak sebenarnya yaitu salah satu mengubah bentuk ssuatu protein supaya dapat dicerna menjadi protein hasil ternak yang berkualitas dan bisa dimanfaatkan oleh manusia. Budidaya adalah keguata secara terencana untuk melestarikan dan mengembang baiakan ternak yang bertujuan untuk mencapai hasil dan kualitas ternak yang bagus dan dimanfaatkan hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Jenis-jenis sapi potong yang kualitasnya terbaik saat ini yaitu sapi Brahman, sapi Bimousin, sapi Brangus, sapi Bali, dan sapi Madura. Manfaat dalam budiaya penggemukan sapi potong yaitu selain karkas (daging), tulang, jeroan yang bisa dimanfaatkan sebagai kebutuhan manusia, kotorannya pun bisa bermanfaat bagi kita yaitu bisa kita manfaatkan sebagai pupuk organik yang dapat merperbaiki struktur tanah menjadi lebih subur. Adapun beberapa tenknik dalam budidaya penggemukan sapi potong agar bisa menghasilkan kualitas sapi dan daging yang berkualitas berikut ini: PEMELIHARAAN Pemilihan Sapi Bakalan Untuk mengetahui sapi bakalan yang berkualitas dengan kritearinya yaitu: moncong pendek, mata bersinar, badan tinggi, dada dalam badan lebar, kulit tipis, cukup umur, tidak kurus, kapasitas perut sapi besar, dan sapi bakalan yang di pilih itu umurnya 1,5-2 tahun dikarnakan tekstur dagingnya lembut dan kandungan lemaknya rendah, dan pertumbuhannya juga lebih cepat disbanding yang umurnya diatas 1-2,5 tahun.  Kebersihan Kandang dan Ternak Berbicara dengan kebersihan kandang maupun ternak itu sangat penting supaya ternak tersebut nyaman dan tetap sehat. Lingkungannya tidak baud an tidak lembab, lantai kandang dan ternaknya setiap hari itu dibersihkan dan kotoran ternaknya di buang ke saluran parit bisa juga dikummpulkan diluar kandang. PAKAN Pemberian pakan HPT untuk penggemukan itu membutuhkan 10% pakan hijauan dari berat badannya dan pakan tambahan berupa konsentrat 1-2% dari berat badan. Jenis hijauan yang diberikan yaitu hijauan segar, hijauan kering, dan silase. Konsentrat adalah campuran dari beberapa bahan pakanTambahan nutrisi hijauan yang tidak mencukupi. Bahan pakan konsentrat yang dapat digunakan untuk ternak yaitu dedak padi, bungkil kelapa, tepung kacang, ampas tahu, okara kecap, onggok, dedak padi halus dan sebagainya. Campuran bahan pakan konsentrat disediakan Industri peternakan sangat bergantung pada harga dan pasokan bahan pakan lokasi perusahaan penggemukan sapi. Untuk pemberian pakannya hijauan yaitu 3x sehari pada pagi hari pukul 08.00 siang 12.00 dan pada sore hari pukul 17.00. Sedangkan untuk pemberian konsetrat itu dilakukan dipagi hari sebelum pakan hijauan diberikan, dan untuk kebutuhan air minum bagi sapi sebanyak 20-40 liter/hari, tapi sebaiknya diberikan secara adlibitum (tidak terbatas). KANDANG Dimaksudkan untuk menyediakan kandang untuk penggemukan sapi Berfungsi sebagai tempat perlindungan terhadap cuaca dan membatasi ruang aktivitas Penimbunan daging dan lemak terjadi dengan cepat, pertambahan berat badan bertambah Tubuh lebih cepat, posisi kandang harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya, Hindari genangan air di musim hujan, buat lubang di bagian belakang kandang yang bisa menampung debu ternak, kandang berventilasi baik, usahakan posisi kandang dekat dengan sumber air, bahan konstruksi kandang terbuat dari kayu, bambu atau bahan lainnya. Dalam sistem penggemukan sapi dikenal dengan beberapa bentuk kandang yaitu tipe tunggal dan kandang ganda. Tipe tunggal (individu) terdiri dari satu baris sapi dengan posisi kepala sapi satu arah. Tipe ganda terdiri dari dua baris dengan posisinya yaitu ada yang saling berhadapan (head to head) ada juga saling membelakani (teall to teall) diantara kedua barisan tersebut itu dikasih jarak atau gang selebar 2 meter, sebagai jalan untuk memrikan pakan dan membersihkan kandang . Perlengkapan kandang dilengkapi dengan tempat pakan, minum, dan alat kebersihan kandang. Untuk ukuran kandang sapi itu kurang lebih 2x2,5m/ekor. KESEHATAN Pengendalian sapi yang paling baik untuk menjaga kesehatannya yaitu dengan tindakan pencegahan dalam hal timbulnya penyakit yang dapat mengakibatkan kerugian. Tindakan pencegahannya yitu dengan cara: Melaksanakan biosecurity yang meliputi isolasi, desinfeksi, sanitasi.. Menjaga kualitas pakan serta keseimbangan nutrisi pakan. Memberikan penanganan khusus terhadap ternak yang sakit. Memeriksa kesehatan sapi secara teratur dan melakukan vaksinasi sesuai petunjuk. Ternak yang sakit dan yang sehat harus segera dilakukan pengobatan.

Dengan laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat, permintaan konsumen terhadap produk peternakan khususnya daging menunjukkan tren peningkatan kuantitas dan kualitas dari tahun ke tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut telah terjadi pemasukan ternak sapi potong setiap tahun juga menunjukkan peningkatan. Penggemukan ternak menjadi perhatian para peternak terutama pada saat momentum idul adha. Dalam penggemukan ternak sebenarnya yaitu salah satu mengubah bentuk ssuatu protein supaya dapat dicerna menjadi protein hasil ternak yang berkualitas dan bisa dimanfaatkan oleh manusia. Budidaya adalah keguata secara terencana untuk melestarikan dan mengembang baiakan ternak yang bertujuan untuk mencapai hasil dan kualitas ternak yang bagus dan dimanfaatkan hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Jenis-jenis sapi potong yang kualitasnya terbaik saat ini yaitu sapi Brahman, sapi Bimousin, sapi Brangus, sapi Bali, dan sapi Madura.

Manfaat dalam budiaya penggemukan sapi potong yaitu selain karkas (daging), tulang, jeroan yang bisa dimanfaatkan sebagai kebutuhan manusia, kotorannya pun bisa bermanfaat bagi kita yaitu bisa kita manfaatkan sebagai pupuk organik yang dapat merperbaiki struktur tanah menjadi lebih subur.

Adapun beberapa tenknik dalam budidaya penggemukan sapi potong agar bisa menghasilkan kualitas sapi dan daging yang berkualitas berikut ini:

PEMELIHARAAN

  • Pemilihan Sapi Bakalan

Untuk mengetahui sapi bakalan yang berkualitas dengan kritearinya yaitu: moncong pendek, mata bersinar, badan tinggi, dada dalam badan lebar, kulit tipis, cukup umur, tidak kurus, kapasitas perut sapi besar, dan sapi bakalan yang di pilih itu umurnya 1,5-2 tahun dikarnakan tekstur dagingnya lembut dan kandungan lemaknya rendah, dan pertumbuhannya juga lebih cepat disbanding yang umurnya diatas 1-2,5 tahun.

  • Kebersihan Kandang dan Ternak

Berbicara dengan kebersihan kandang maupun ternak itu sangat penting supaya ternak tersebut nyaman dan tetap sehat. Lingkungannya tidak baud an tidak lembab, lantai kandang dan ternaknya setiap hari itu dibersihkan dan kotoran ternaknya di buang ke saluran parit bisa juga dikummpulkan diluar kandang.

PAKAN

Pemberian pakan HPT untuk penggemukan itu membutuhkan 10% pakan hijauan dari berat badannya dan pakan tambahan berupa konsentrat 1-2% dari berat badan. Jenis hijauan yang diberikan yaitu hijauan segar, hijauan kering, dan silase. Konsentrat adalah campuran dari beberapa bahan pakanTambahan nutrisi hijauan yang tidak mencukupi. Bahan pakan konsentrat yang dapat digunakan untuk ternak yaitu dedak padi, bungkil kelapa, tepung kacang, ampas tahu, okara kecap, onggok, dedak padi halus dan sebagainya. Campuran bahan pakan konsentrat disediakan Industri peternakan sangat bergantung pada harga dan pasokan bahan pakan lokasi perusahaan penggemukan sapi. Untuk pemberian pakannya hijauan yaitu 3x sehari pada pagi hari pukul 08.00 siang 12.00 dan pada sore hari pukul 17.00. Sedangkan untuk pemberian konsetrat itu dilakukan dipagi hari sebelum pakan hijauan diberikan, dan untuk kebutuhan air minum bagi sapi sebanyak 20-40 liter/hari, tapi sebaiknya diberikan secara adlibitum (tidak terbatas).

KANDANG

Dimaksudkan untuk menyediakan kandang untuk penggemukan sapi Berfungsi sebagai tempat perlindungan terhadap cuaca dan membatasi ruang aktivitas Penimbunan daging dan lemak terjadi dengan cepat, pertambahan berat badan bertambah Tubuh lebih cepat, posisi kandang harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya, Hindari genangan air di musim hujan, buat lubang di bagian belakang kandang yang bisa menampung debu ternak, kandang berventilasi baik, usahakan posisi kandang dekat dengan sumber air, bahan konstruksi kandang terbuat dari kayu, bambu atau bahan lainnya.

Dalam sistem penggemukan sapi dikenal dengan beberapa bentuk kandang yaitu tipe tunggal dan kandang ganda. Tipe tunggal (individu) terdiri dari satu baris sapi dengan posisi kepala sapi satu arah. Tipe ganda terdiri dari dua baris dengan posisinya yaitu ada yang saling berhadapan (head to head) ada juga saling membelakani (teall to teall) diantara kedua barisan tersebut itu dikasih jarak atau gang selebar 2 meter, sebagai jalan untuk memrikan pakan dan membersihkan kandang . Perlengkapan kandang dilengkapi dengan tempat pakan, minum, dan alat kebersihan kandang. Untuk ukuran kandang sapi itu kurang lebih 2×2,5m/ekor.

 

KESEHATAN

Pengendalian sapi yang paling baik untuk menjaga kesehatannya yaitu dengan tindakan pencegahan dalam hal timbulnya penyakit yang dapat mengakibatkan kerugian. Tindakan pencegahannya yitu dengan cara:

  • Melaksanakan biosecurity yang meliputi isolasi, desinfeksi, sanitasi..
  • Menjaga kualitas pakan serta keseimbangan nutrisi pakan.
  • Memberikan penanganan khusus terhadap ternak yang sakit.
  • Memeriksa kesehatan sapi secara teratur dan melakukan vaksinasi sesuai petunjuk.
  • Ternak yang sakit dan yang sehat harus segera dilakukan pengobatan.

Baca juga :