5 Manfaat Buah Kesemek

Berasal dari China, berbentuk oval dan memanjang, memiliki warna oranye, dan rasa yang manis seperti madu. Buah apakah itu? Kesemek namanya. Buah ini dikenal sejak ribuan tahun lalu karena kelezatan rasa dan keindahan pohonnya.

Buah ini juga menyebar ke Jepang dan dibudidayakan disana. Barulah memasuki masa kolonial pada tahun 1800an, kesemek menyebar ke berbagai penjuru belahan dunia lainnya, seperti Eropa selatan dan Amerika (California).

Menengok tradisi China dan Jepang, kesemek dianggap sebagai buah yang penting sehingga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Tak hanya disana, komersialisasi kesemek juga sudah menjalar ke Selandia Baru, Australia dan Israel. Bahkan, Israel pun telah mengekspornya dengan nama Sharon fruit.

Lain halnya di Indonesia, Malaysia dan Thailand, umumnya produksi kesemek hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya saja. Misalnya, Jawa Barat dan Jawa Timur, beberapa daerah pegunungannya menjadi penghasil kesemek.

Sebenarnya, Indonesia pernah mencoba mengekspor buah kesemek ke luar. Saat itu, Sumatra Utara, khususnya wilayah Brastagi, pernah mengirim kesemek ke Singapura. Akan tetapi, di pertengahan jalan, ekspornya terhenti karena kualitas buah kesemek mereka kalah saing dengan kiriman negara-negara lain.

Kesemek sendiri termasuk jenis buah-buahan marga Diospyros, dengan nama ilmiah Diospyros kaki. Selain nama kesemek, buah ini juga memiliki beragam nama diantaranya, buah kaki, oriental persimmon, dan japanese persimmon. Bahkan, kesemek juga disebut apel Jawa karena mirip dengan buah apel dan banyak tumbuh di area pulau Jawa.

Bila sudah matang, kesemek akan berwarna antara jingga kekuningan sampai kemerahan dan berdiameter antara 2-8 cm. Buah ini dapat dimakan langsung dalam keadaan segar. Tetapi, baiknya rendam buah dalam larutan air kapur selama minimal 24 jam, agar serbuk putih yang menempel pada kulit buah menghilang dan buah menjadi lebih segar. Buah juga dapat dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, es krim dan lain-lain. Soal rasa, buah kesemek lebih mirip dengan buah apel.

Rasa sepat pada kesemek muda karena kandungan zat tanin. Bila kesemek semakin matang maka zat tersebut akan ikut berkurang sehingga kesemek yang matang rasanya tidak sepat lagi. Tanin juga dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan penyakit hipertensi.

Stuff.co.nz

Simpan kesemek yang hampir matang dan matang pada suhu kamar. Bila perlu bungkus kesemek yang belum matang dengan kertas agar mempercepat proses pematangan buah kesemek.

Selain lezat, kesemek juga kaya akan kandungan nutrisi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini, 7 manfaat buah kesemek:

  1. Penuh Dengan Nutrisi

Meskipun berukuran kecil, nutrisi yang terkandung dalam buah kesemek sangatlah banyak dan beragam. Bahkan, satu kesemek  dengan berat 168 gram mengandung:

Kalori: 118

Karbohidrat: 31 gram

Protein: 1 gram

Lemak: 0,3 gram

Serat: 6 gram

Vitamin A: 55% dari RDI

Vitamin C: 22% dari RDI

Vitamin E: 6% dari RDI

Vitamin K: 5% dari RDI

Vitamin B6 (pyridoxine): 8% dari RDI

Kalium: 8% dari RDI

Tembaga: 9% dari RDI

Mangan: 30% dari RDI

Kesemek juga merupakan sumber thiamin (B1), riboflavin (B2), folat, magnesium, dan fosfor yang baik. Selain itu, buah ini juga rendah kalori dan sarat serat, menjadikannya makanan yang cocok untuk menurunkan berat badan.

Satu buah kesemek memiliki kadar vitamin A yang tinggi yang larut dalam lemak penting, sehingga mengkonsumsinya baik untuk fungsi kekebalan tubuh, penglihatan dan perkembangan janin.

Disamping itu, kesemek mengandung beragam senyawa tanaman, diantaranya tanin, flavonoid, dan karotenoid, yang dapat berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Daunnya juga kaya akan vitamin C, tanin, dan serat, serta bahan umum dalam teh terapi.

Kandungan vitamin C pada kesemek cukup tinggi sekitar 7,5 mg. Mengkonsumsi buah ini secara rutin dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.

pe.com
  1. Sumber Antioksidan yang Kuat

Antioksidan adalah penangkal stres oksidatif untuk membantu pencegahan kerusakan sel akibat radikal bebas. Kesemek banyak mengandung antioksidan tersebut. Karenanya mengkonsumsi kesemek juga mampu mencegah beberapa penyakit kronis sejak dini, termasuk penyakit jantung, penyakit hati, diabetes, kanker dan kondisi neurologis seperti Alzheimer. Sebab, penyakit-penyakit tersebut dipicu oleh stres oksidatif.

Kulit dan daging buah kesemek mengandung flavonoid, antioksidan yang mampu mencegah dan mengobati darah rendah, penurunan mental terkait usia dan kanker paru-paru.

Selain itu, kandungan karotenoid pada kesemek, seperti beta-karoten, pigmen yang ditemukan di banyak buah dan sayuran berwarna cerah. Menurut penelitian mampu mencegah risiko penyakit jantung, kanker paru-paru, kanker kolorektal dan penyakit metabolik yang lebih rendah. Bahkan, dari penelitian tersebut menunjukkan lebih dari 37.000 orang yang menerima asupan beta-karoten yang tinggi dalam makanannya mampu mengurangi resiko terkena penyakit diabetes.

  1. Baik bagi Kesehatan Jantung

Telah disinggung sebelumnya, kandungan antioksidan yang tinggi pada kesemek baik bagi kesehatan jantung. Memang kesemek sendiri banyak mengandung zat-zat yang baik untuk kesehatan jantung, seperti flavonoid, quercetin dan kaempferol. Ditambah lagi, tanin pada kesemek yang belum matang, keasamannya dapat menurunkan tekanan darah.

  1. Sumber Energi Tubuh

Buah kesemek mampu meningkatkan gula darah secara drastis dan mudah dicerna oleh tubuh. Sehingga buah ini sangat tepat untuk dikonsumsi setelah berpuasa ataupun melakukan aktivitas olahraga.

  1. Mencegah Penuaan Dini

Vitamin C yang terkandung pada kesemek baik untuk kulit karena kolagen yang dihasilkannya mampu menjaga keindahan kulit tetap kencang dan elastis. Ditambah lagi, beta karoten dalam buah tersebut mampu melindungi kulit agar tetap lembut, bercahaya, dan halus.

amazon.com

Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang kurang dari 15 m. Berbatang pendek dan bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun. Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap.

Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak rontok.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan komentar