5 Cara Mudah Budidaya Tomat

Halo Sobat Tani, kali ini sinautani.com akan mengulas cara mudah budidaya tomat. Bagi banyak orang tentunya sudah tidak asing lagi dengan sayuran satu ini. Lantaran biasanya kita memanfaatkannya untuk dikonsumsi setiap hari, baik diolah menjadi sambal, makanan, maupun minuman. Apakah sobat tani tertarik untuk membudidayakannya? berikut ini sinautani.com sajikan tips cara mudah budidaya tomat.

Termasuk dalam Keluarga Solanaceae

Berbentuk bulat, berwarna merah, tomat menjadi bahan makanan favorit dalam masakan. Tanaman dengan nama latin solanum lycopersicum ini termasuk dalam jenis sayuran dari keluarga Solanaceae, yakni tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan yang biasanya tumbuh di sekitar kawasan Meksiko sampai Peru.

Meskipun kita memakannya seperti halnya memakan buah, tetapi biasanya tomat diproses sebagaimana sayuran saat dimasak. Lalu, soal gizi, tak perlu diragukan lagi, bahwa nutrisi yang terkandung dalam tomat banyak dibutuhkan oleh tubuh. Bahkan, bila dibanding apel dan jeruk, kandungan vitamin C pada tomat lebih banyak dari mereka.

Mudah Tumbuh Dimana Saja

pexels.com

Tomat termasuk tumbuhan yang siklus hidupnya singkat dan dapat tumbuh hingga 1 sampai 3 meter. Tanaman ini juga mudah tumbuh dimana saja, baik di lahan sawah, pekarangan, tegal, bahkan di pot. Lantas, bila ingin menanamnya dalam pot, dapat menggunakan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) atau bisa juga dengan metode hidroponik.

Nah, tabulampot sendiri mensyaratkan banyak penggunaan pupuk kandang sebagai media tanam dalam pot. Sementara hidroponik menggunakan air sebagai media tanam. Air tersebut dicampur dengan nutrisi khusus agar hasil tanaman berkualitas bagus. Dan, tomat merupakan salah satu tanaman yang mudah untuk dibudidaya dengan hidroponik.

Budidaya Tomat

Di Indonesia, banyak petani yang membudidayakan tomat dengan menanamnya di lahan yang luas dan terbuka. Sedang hanya segelintir saja yang membudidayakan tomat dengan polybag, tabulampot, dan hidroponik. Sebetulnya tidak masalah membudidayakan tomat dengan media apa saja. Asalkan cara budidayanya dilakukan secara benar, sehingga hasil panen yang didapat melimpah dan berkualitas bagus. Karenanya, berikut ini langkah-langkah budidaya tomat yang benar juga mudah:

1. Siapkan Benih Tomat

Jenis tomat yang hendak ditanam sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lokasi. Jika di lokasi dataran tinggi pilihlah benih varietas yang sesuai untuk dataran tinggi begitupun sebaliknya. Selain menanam benih bisa juga menanam tomat dengan biji. Bila hendak menanam tomat dari biji pilihlah dari benih yang berkualitas dengan produktivitas tinggi dan tahan penyakit. Biasanya, untuk 100 hingga 150 gram bibit, diperlukan lahan tanam seluas 1 hektar.

Sebelum benih ditanam ada 2 cara proses pembibitan yang bisa dilakukan. Pertama, semaikan terlebih dahulu benih tersebut. Semaikan benih pada media semai yang terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 3:2:1. Selanjutnya, sirami benih secukupnya, bila musim kemarau siram rutin dua kali sehari dan jangan sampai air menggenang.

Kedua, mula-mula rendam terlebih dahulu benih tomat organik dalam 1 liter air campuran 1 — 10 ml mikroba serta molase. Setelahnya, siapkan polybag yang diisi dengan tanah dan bokhasi dengan takaran perbandingan 1:1. Tanam satu benih ke tiap polybag. Tutup polybag yang telah ditanami benih tomat dengan karung. Tempatkan polybag tersebut di tempat yang teduh. Setelah kurang lebih 7 — 10 hari, karung penutup polybag dapat dibuka. Kedua cara diatas sama-sama baik untuk dipilih salah satunya.

2. Persiapkan Tanah Tanaman Tomat

pexels.com

Pengolahan tanah baik dilakukan untuk membuat kualitas tanah menjadi lebih baik. Hilangkan gulma dan tanaman yang tidak diinginkan dan meratakan tanah untuk memudahkan cara menanam tomat. Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan cara dibajak atau dicangkul sedalam ±20 cm agar tekstur tanah lebih gembur. Tambahkan pupuk kandang, dan jika tanah terlalu asam (<5,5) bisa tambahkan dolomit atau kapur pertanian sesuai dengan tingkat pH tanah. PH sebesar 5,5 hingga 6,5.baik untuk pertumbuhan tanaman tomat. Selain menaikan pH tanah, pemberian kapur dapat untuk memperbaiki struktur tanah. Setelah itu, buatlah bedengan setinggi sekitar 30 cm dengan lebar 1 meter dan panjang menyesuaikan kontur lahan. Jarak antar bedeng dibuat selebar antara 30-40 cm. Kemudian tutup tanah dengan mulsa dan diamkan selama satu minggu.

3. Pemindahan Bibit Tomat ke Lahan

Bila umur bibit tomat sudah menginjak usia ± 3 minggu atau tingginya mencapai 10 cm maka bibit siap dipindahkan dan ditanam di lahan tanam yang telah dipersiapkan. Lakukan penanaman pada sore hari agar bibit nantinya tidak layu. Persiapkan ajir dan letakkan sejauh 10-20 cm dari batang agar tidak merusak akar. Setelah tanaman berumur sekitar 1 minggu, ikat batang pada ajir agar pohon tidak roboh.

4. Perawatan

pexels.com

Setiap sebulan sekali berikan pupuk kandang sebanyak 300 gr per batang atau pupuk anorganik Nitrogen dan NPK dengan pemakaian sesuai dosis. Berikan juga pupuk pelengkap cair (PPC) setiap 10 hari sekali untuk tambahan nutrisi. Selain itu, lakukan penyulaman pada benih setelah dipindah ke lahan tanam selama 7-10 hari agar tomat tumbuh baik dan menghilangkan bagian yang rusak yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Bila tunas-tunas baru di ketiak daun tumbuh, pangkas tunas-tunas tersebut agar pertumbuhan terpusat pada tunas penghasil buah tomat.

Bila daun sudah mendekati tanah atau terlalu lebat segera potong agar tanaman mendapat pancaran sinar matahari secara optimal. Adapun untuk menghilangkan hama gunakan pestisida nabati, dari ekstrak atau fermentasi tanaman. Lakukan proses penyemprotan pestisida pada sore atau malam hari karena hama yang menyerang sangat aktif pada waktu tersebut.

5. Pemanenan

Menginjak umur 3 bulan lebih atau sekitar 75 hari, tomat sudah bisa dipanen. Ditandai dengan kulit yang berwarna merah atau kuning, bagian tepi daun tua yang mengering, dan batangnya menguning, baik di waktu pagi maupun sore di saat cuaca cerah. Jika sudah demikian, maka tomat siap dipetik dari pohon.

Penutup

Demikian, ulasan sinautani.com tentang budidaya tomat dengan cara yang mudah sekaligus menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas bagus. Silahkan sobat tani praktikkan dan semoga berhasil ya.

Baca Selengkapnya5 Cara Mudah Budidaya Tomat