Halo sobat tani, sinautani.com datang kembali dengan bahasan tentang pepaya california. Buah yang satu ini kini tengah digandrungi banyak orang. Selain rasanya yang lezat, pepaya california mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Berikut ini, sinautani.com sajikan tulisan budidaya pepaya california bagi sobat tani.

Variets Unggulan

Pepaya california merupakan varietas pepaya unggul. Bentuknya bulat memanjang (oval) dengan ujung meruncing dan berongga pada bagian tengah dalam. Kulitnya berwarna hijau gelap ketika masih muda dan bila sudah matang warnanya akan berubah kuning. Daging buahnya tebal berwarna antara kuning hingga merah. Biji-bijinya hitam dan berlendir (pulp) agar tercegah dari kekeringan.

Asal-usul Pepaya California

Pepaya california, gambar oleh Rogerio Rogeriomda dari Pixabay

Buah dengan nama latin Carica papaya L ini justru berasal dari Meksiko bagian selatan, tepatnya wilayah Nikaragua dan Amerika Selatan bagian utara. Kini, buah ini sudah tersebar luas ke berbagai negara di wilayah tropis termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, selain dikenal dengan nama pepaya, di beberapa daerah, pepaya memiliki nama lokalnya sendiri, misalnya dalam bahasa Jawa pepaya disebut “kates” dan dalam bahasa Sunda disebut “gedang”.

Beriklim tropis, tanahnya subur dan berpasir serta mendapat penyinaran matahari yang cukup membuat Indonesia cocok untuk budidaya tanaman pepaya california. Tanaman ini tinggi batangnya sekitar 1,5 hingga 2 meter, tidak terlalu tinggi. Hanya membutuhkan waktu 8 sampai 9 bulan pepaya sudah bisa dipanen.

Produktivitas tanaman ini tergolong tinggi, setiap minggunya 1 pohonnya dapat dipanen 2 sampai 3 buah. Bahkan, sekali panen hasil panennya bisa mencapai 1,9 sampai 3,6 ton per hektar. Adapun untuk umur produktif pohon sendiri hingga 4 tahun.

Manfaat

Pepaya california, photo by okeykat on Unsplash

Selain dapat dikonsumsi secara langsung, pepaya dapat diolah ke berbagai hal yang bermanfaat maupun bernilai ekonomi tinggi. Dalam kuliner, pepaya dapat diolah menjadi masakan sayuran dan campuran koktail buah. Bahkan, daunnya selain diolah menjadi masakan sayuran dan lalapan, dapat juga untuk pelunak daging.

Tak luput, bunga pepaya pun diolah oleh masyarakat di daerah Manado menjadi bahan sayuran urap. Buah pepaya dan daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai obat berkhasiat, misalnya dalam pengobatan tradisional perasan daunnya dimanfaatkan untuk penambah nafsu makan.

Teknik Budidaya

Budidaya pepaya california tidaklah sulit, berikut ini langkah-langkah dalam teknik budidaya pepaya california:

1. Pembibitan atau Persemaian.

Sebaiknya pilih menanam dengan pembibitan atau persemaian untuk meminimalisir resiko kegagalan penanaman ketimbang menanam biji secara langsung. Berikut ini beberapa langkah yang harus dipersiapkan sebelum pembibitan, antara lain:

  1. Gunakan bibit atau benih yang berkualitas dan memiliki produktifitas yang tinggi.
  2. Simpan benih tersebut di tempat sejuk yang tidak langsung terpapar sinar matahari.
  3. Bila bibit sudah siap, siapkan polibag beserta media tanamnya.
  4. Campur tanah dan kompos sebagai media tanam kemudian masukkan kedalam polibag.
Bunga pepaya, gambar oleh JoaoBOliver dari Pixabay

Adapun penyemaian, tanaman telah memiliki struktur akar yang kuat sehingga dapat beradaptasi terhadap lingkungan baru dengan mudah. Berikut ini beberapa langkah yang harus dipersiapkan sebelum penyemaian, antara lain:

  1. Rendam benih selama 1 jam dengan air sebelum disemai.
  2. Selanjutnya pilih benih yang tenggelam dalam air.
  3. Buang benih yang mengambang karena kualitasnya tidak bagus.
  4. Kemudian semai benih tersebut kedalam polibag dan tutup dengan tanah yang sudah dicampur pupuk kompos sedalam 0,5-1 cm.
  5. Taruh polibag di tempat yang tidak lembab serta siramilah secara teratur.
  6. Butuh waktu 1 minggu benih kemudian akan mulai tumbuh.
  7. Perawatan terus dilakukan sampai tanaman siap dipindah ke lahan tanam.

2. Persiapan Lahan Tanam.

Pohon pepaya, photo by Jakob Owens on Unsplash

Sembari menanti bibit siap dipindahkan ke lahan tanam, persiapkan lahan tanam juga. Untuk persiapan lahan tanam sebagai berikut :

  1. Olah lahan tanam dan gemburkan dengan mencangkul sedalam 10 cm.
  2. Buatlah lubang tanam dengan lebar dan panjang 10 cm serta kedalamannya 20-30 cm.
  3. Sertakan pupuk kandang atau pupuk kompos ke dalam lubang tanam.
  4. Lalu biarkan selama 1 minggu.
  5. Bila perlu buatlah bedengan agar aliran air menjadi lebih lancar dan tidak menggenangi tanaman ketika musim penghujan.
  6. Setelah itu, tanah pada lubang tanam diolah lagi kemudian bila bibit sudah siap bisa dipindahkan ke lahan tanam.

3. Penanaman Bibit.

Bibit yang akan dipindahkan ke lahan tanam tentu memiliki beberapa kriteria dan berikut ini beberapa kriterianya:

  1. Telah tumbuh daun sejati minimal 4-5 helai.
  2. Bibit tingginya sudah mencapai 20-30 cm.
Pepaya california segar, gambar oleh Hipolito Collazo dari Pixabay

Selanjutnya, bila bibit sudah memenuhi kriteria tersebut, pindahkan tanaman ke lahan tanam sebagai berikut:

  1. Pagi atau sore hari adalah waktu yang baik untuk menanam bibit agar dapat beradaptasi dengan mudah.
  2. Bukalah plastik polibag dengan hati hati pada bibit agar bagian akarnya tidak terluka.
  3. Lalu tanam bibit kedalam lubang tanam, kemudian tutup dengan media tanam sampai akarnya tertutupi.
  4. Selanjutnya siram tanaman secukupnya, jangan sampai menggenang.
  5. 3-4 hari kemudian tanaman akan menunjukkan pertumbuhan dan mulai beradaptasi dengan baik.
  6. Bila tanaman nampak hampir mati sebaiknya segera ganti dengan bibit yang baru agar pertumbuhannya terjadi secara serentak.

4. Perawatan Tanaman.

Demi hasil yang maksimal, rawat dan peliharalah tanaman dengan baik. Berikut ini langkah-langkah perawatan tanaman:

Pengairan

  • Pengairan yang dimaksud ialah menyirami tanaman secara rutin.
  • Penyiraman dilakukan 2 kali dalam sehari pada pagi dan sore hari, terutama pada masa tanam awal karena akar tanaman belum kokoh di dalam tanah.
  • Tanaman pepaya sangat membutuhkan air yang cukup banyak karena bila kekeringan tanaman akan mengalami dehidrasi dan mati.
Pepaya california matang, photo by Ilyuza Mingazova on Unsplash

Pemupukan

Seiring berjalannya waktu, unsur hara pada tanah tanaman semakin berkurang padahal tanaman membutuhkan unsur hara yang banyak. Sehingga dibutuhkan pemupukan untuk menambahkan unsur hara ke tanah. Untuk pemupukan dapat memakai pupuk kandang atau pupuk kimia sesuai dosis.

Penjarangan Buah

Penjarangan buah dilakukan tujuannya untuk menghasilkan buah yang berkualitas dengan cara membatasi jumlah buah di setiap pohon. Karena kalau tidak dibatasi maka ukuran buah akan kecil dan kualitasnya kurang bagus sehingga menyebabkan nilai jual buah berkurang. Satu batang pohon idealnya ditumbuhi 15-20 buah.

5. Panen.

Pepaya california segar, gambar oleh Ben Bernard dari Pixabay

Biasanya 8-9 bulan setelah ditanam tanaman pepaya sudah bisa dipanen. Setelah itu, pohon akan berbuah tiap minggunya. Tetapi untuk dipanen sesuaikan dengan kriteria buah yang matang. Lihatlah ukuran dan warna kulitnya. Untuk memetiknya mudah saja, petik langsung buah dari pohonnya. Kemudian simpan buah pada tempat yang sejuk dan tidak lembab. Sebelum hendak dijual ke pasar, bersihkan terlebih dahulu buah pepaya.

Semoga tulisan Manfaat dan Budidaya Pepaya California bermanfaat untuk sobat tani ya. Selamat mencoba.

---------------------

Tulisan Terkait

This post was last modified on Juli 15, 2020 4:19 am